Dalam suatu sekolah, terdapat 5 kelas untuk kelas IX, yaitu
kelas IX A sampai IX E. Pada suatu ujian matematika, masing-masing kelas
IX tersebut memiliki nilai rata-rata berikut: Kelas IX A memiliki
rata-rata 77,5, rata-rata kelas IX B 79,2, rata-rata kelas IX C 85,8,
rata-rata kelas IX D 76,7, dan rata-rata kelas IX E 84,3. Nilai
rata-rata tersebut akan sedikit sulit untuk dibandingkan apabila
disajikan dalam bentuk kalimat seperti sebelumnya. Terdapat cara
menyajikan data yang dapat memudahkan kita untuk memudahkan dalam
membandingkan masing-masing kategori, yaitu dengan diagram batang.
->BACA SELENGKAPNYA- - Diagram Batang
Langkah pertama dalam membuat diagram batang adalah membuat dua sumbu
mendatar dan tegak. Sumbu mendatar memperlihatkan kategori, sedangkan
sumbu tegak menyatakan nilai/frekuensi dari masing-masing kategori.
Berikut ini contoh diagram batang yang menyajikan data rata-rata nilai
ujian matematika kelas IX A – IX E pada kasus sebelumnya.

Dari diagram batang di atas kita dapat mengamati bahwa kelas IX A, IX B, dan IX D merupakan kelas yang memiliki rata-rata yang hampir sama dan berada di bawah dua kelas lainnya, yaitu kelas IX C dan IX E.
Selanjutnya perhatikan tabel yang menyajikan data suhu terendah dan tertinggi dari beberapa kota berikut!
Dari tabel tersebut kita dapat menggambar diagram batang yang
menyajikan suhu terendah dan tertinggi dari masing-masing kota
sekaligus. Perhatikan diagram batang berikut!

Dari dua diagram batang pada contoh sebelumnya, kita dapat membandingkan nilai dari masing-masing kategori. Pada diagram pertama, kita dapat membandingkan nilai rata-rata dari masing-masing kelas IX. Sedangkan pada diagram kedua, kita dapat membandingkan suhu terendah dan suhu tertinggi sekaligus dari masing-masing kota. Dari kedua contoh tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa diagram batang sangat tepat digunakan untuk membandingkan nilai/frekuensi dari masing-masing kategori.
Semoga bermanfaat.

Dari diagram batang di atas kita dapat mengamati bahwa kelas IX A, IX B, dan IX D merupakan kelas yang memiliki rata-rata yang hampir sama dan berada di bawah dua kelas lainnya, yaitu kelas IX C dan IX E.
Selanjutnya perhatikan tabel yang menyajikan data suhu terendah dan tertinggi dari beberapa kota berikut!


Dari dua diagram batang pada contoh sebelumnya, kita dapat membandingkan nilai dari masing-masing kategori. Pada diagram pertama, kita dapat membandingkan nilai rata-rata dari masing-masing kelas IX. Sedangkan pada diagram kedua, kita dapat membandingkan suhu terendah dan suhu tertinggi sekaligus dari masing-masing kota. Dari kedua contoh tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa diagram batang sangat tepat digunakan untuk membandingkan nilai/frekuensi dari masing-masing kategori.
Semoga bermanfaat.


















































- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact